BMX, Tahukah anda, apa kepanjangannya ?

Sebenarnya merupakan singkatan dari BICYCLE MOTORCROSS. Berawal dari kreativitas anak – anak di California yang memodifikasi sepedanya agar terlihat seperti motorcross yang dipakai oleh pembalap motocross idola mereka. Sepeda BMX ini sebenarnya telah ada sejak tahun 70-an yang diawali dengan ditayangkannya sebuah film pada tahun 1971 yang berjudul ON ANY SUNDAY dimana pada adegan pembuka film tersebut berisi beberapa anak yang sedang mengendarai STING RAY, sebuah jenis sepeda yang populer pada waktu itu. Sejak saat itu peminat sepeda BMX terus meningkat, hingga akhirnya pada tahun 1974, seorang penggemar BMX yang berasal dari Chatsworth yang bernama Linn Kastan berhasil membuat pasangan pertama garpu tabung BMX di bengkel miliknya, REDLINE.

RMB Military Clip

Bicycle Motocross atau yang biasa dikenal BMX

Di era modern, BMX (bicycle motocross) lebih identik dengan anak muda dan aksi gaya bebas, atau bahkan olahraga ekstrem baca juga 6 manfaat bersepeda bagi tubuh kita. Pada kenyataannya, BMX telah menjadi bagian dari cabang olahraga balap sepeda di Olimpiade sejak 2008. Namun peran indonesia belum terlihat saat itu, terbukti Indonesia baru pertama kali mengirimkan wakilnya ke Olimpiade 8 tahun kemudian. Ia adalah Tony Syarifudin, atlet balap sepeda BMX laki-laki di Olimpiade Rio 2016. Kini sepeda BMX semakin berkembang, terdapat berbagai jenis dari tipe sepeda ini, seperti menggunakan rotor, rem torpedo dan yang tidak menggunakan rotor juga ada. PT. Roda Maju Bahagia (RMB) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang sepeda ikut meramaikan pasar BMX dengan produk lokal yang berkualitas seperti Military Clip (Torperdo) dan Military ClipX (Rotor), dengan kualitas yang memumpuni RMB bermaksut untuk memasarkan bmx tersebut dari pasar lokal hingga international.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *