Seringkali saat kita mengalami gangguan, baik itu hal yang besar maupun kecil, kita jadi langsung panik. Misal, jika ban kempes, rantai lepas, luka akibat jatuh, ataupun kram, kita langsung panik. Jangan panik. Kuncinya cuma satu, yaitu jangan panik. Kenapa? Karena saat kita panik, hal itu justru memperparah keadaan. Rilekskan tubuh sejenak dan tetap berpikiran tenang. Terus, bagaimana jika terjadi kram secara tiba-tiba? Tenang dan selalu pikirkan bahwa kram yang kalian alami tidak akan berlangsung lama. Biasanya kram terjadi kurang lebih 1 menit, atau bahkan kurang dari itu. Tapi jika kram yang terjadi cukup lama. Sebaiknya lakukan ini.

Jika goweser mengalami serangan kram secara tiba-tiba, coba lakukanlah peregangan pada bagian otot yang kejang. Misalnya jika kram pada betis, maka kalian harus regangkan (stretch) otot betis tersebut agar otot-otot yang terlihat kaku tersebut dapat tertarik dan lurus kembali. Goweser juga perlu mengingat satu hal yaitu dimana otot-otot yang terserang kram selalu dalam keadaan tidak kontraksi. Oleh sebab itu untuk memperbaiki kram tersebut, Dr. Hario Tilarso pada acara Bike Nation 2013, menyarankan untuk ‘memaksa’ otot berkontraksi. Setelah diregangkan berilah obat gosok untuk memperbaiki posisi otot yang kusut. Jadi, jika kalian melakukan perjalanan jarak jauh, atau kalian sering kali megalami kram, coba selalu bawa obat gosok agar berantisipasi terjadinya kram. Usapan lembut secara perlahan yang benar dapat mempercepat memulihkan otot yang kaku tersebut.

Male athlete on floor clutching knee and hamstring in excrutiating pain on white background

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *