Seperti yang sudah dilansir di post sebelumnya, berikut adalah lanjutan kenapa kram bisa terjadi buat para pecinta sepeda gunung.

  1. Kram kaki bisa terjadi jika kita lama mengayuh tanpa beristirahat. Nah, ini hal yang biasanya sering dilakukan oleh pecinta gowes. Saking kelamaan bersepeda, kaki bisa menjadi kram. Karena itu, salah satu cara mengatasinya adalah dengan berhenti sejenak. Jika kita tidak sedang touring atau melakukan perjalanan jarak jauh, dalam arti lain seperti sedang berolahraga, cukup luangkan waktu selama 30 menit untuk bersepeda. Tapi, jika melakukan perjalanan jauh, coba beristirahat sejenak agar otot-otot kita juga tidak tegang dan badan tidak terasa sangat pegal.
  2. Gawat buat para goweser jika sampai lupa minum. Minum secukupnya itu sangat penting buat para pesepeda, baik menempuh jarak dekat maupun jauh, usahakan untuk minum air putih secukupnya agar tubuh tidak mengalami dehidrasi, atau goweser juga bisa minum cairan pengganti ion tubuh yang hilang akibat aktivitas fisik seperti bersepeda ini.
  3. Para pecinta sepeda yang menderita penyakit diabetes atau hiperkolestrol, juga dapat mengalami kram. Hal ini membuat sirkulasi darah pada otot menjadi kurang maksimal. Karena itu, penderita diabetes atau hiperkolestrol ada kemungkinan lebih besar untuk mengalami kram secara tiba-tiba.
  4. Berat badan berlebih. Orang yang memiliki berat badan berlebih juga dapat mengalami kram lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Hal ini disebabkan karena serabut syaraf pada kaki mengalami tekanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *