Banyak yang mengatakan bahwa semua olahraga baik berenang, bermain bola voli, basket, gym, gowes, bahkan hanya berjalan kaki dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Hal itu memang benar, tapi tidak semua cabang olahraga dapat secara spesifik mengurangi segala penyakit. Ada beberapa olahraga yang memang sebenarnya terkhusus untuk menyehatkan jantung dan pernapasan, dan ada beberapa olahraga yang memang sebenarnya terkhusus untuk memperkuat otot dan menambah energy atau stamina. Nah, apakah dengan berjalan kaki bisa mengurangi risiko terkena penyakit kanker?

Bagaimanakah dengan para pejalan kaki yang selalu berjalan untuk pergi ke kampus, sekolah, ataupun kerja? Para peneliti sebenarnya belum menemukan hubungan antara risiko kanker yang lebih rendah untuk mereka yang merupakan pejalan kaki. Namun, mereka memiliki beberapa teori mengapa mereka yang mengendarai sepeda gunung jauh lebih sehat daripada mereka yang berjalan kaki.

“Ini mungkin karena pejalan kaki menghasilkan jarak yang lebih pendek daripada pesepeda dan berjalan merupakan intensitas latihan yang lebih ringan daripada gowes / bersepeda,” ujar Dr. Carlos Celis-Morales, penulis studi.
Untuk menuai keuntungan yang sama dengan pesepeda, pejalan kaki harus bolak-balik selama dua jam seminggu dengan kecepatan rata-rata 5 km per jam. So, lebih milih mana nih, menggunakan sepeda gunung cukup 30 menit secara rutn atau berjalan kaki selama 2 jam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  Customer Service Center

Silahkan Pilih cara menyampaikan feedback produk yang anda beli melalui pilihan dibawah ini.

Don’t miss out! Subscribe now

Customer Service Center

we'd love to have your feedback on your experience so far

Customer Service Center

0813-8804-0014

Terima kasih

Tim Support kami akan segera menghubungi anda untuk konfirmasi lebih lanjut.